Minggu, 22 Mei 2022

» Berita Terkini » Pray For Semeru dari PA Kuala Kapuas
Pray For Semeru dari PA Kuala Kapuas

Kapuas |www.pa-kualakapuas.go.id

Beberapa hari yang lalu Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.00 WIB. Gunung api yang terletak di dua kabupaten, yakni Malang dan Lumajang itu mengeluarkan lava pijar, suara gemuruh serta asap pekat berwarna abu-abu.

Dampak erupsi Semeru kali ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tapi juga kerusakan materi. Selain itu, erupsi Semeru menyebakan kondisi wilayah Lumajang gelap gulita karena listrik padam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Wawan Hadi mengatakan, gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu mengeluarkan awan APG.

Aliran awan panas itu sampai di wilayah Curah Kobokan, Kabupaten Lumajang. Awan panas itu menciptakan awan yang membumbung. Awan yang membumbung itu akibat pertemuan aliran awan panas dan air hujan. Akibat erupsi Gunung Semeru, banyak warga mengungsi.

Jumlah korban meninggal akibat erupsi Gunung Semeru kini menjadi sebanyak 34 jiwa. Sementara itu, 17 orang masih dinyatakan hilang. sedangkan jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa. Terkait dengan jumlah warga yang dinyatakan hilang dan luka, posko masih melakukan pemutakhiran data dan validasi,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Atas terjadinya bencana tersebut Pengadilan Agama Kuala Kapuas telah membuat ucapan Doa untuk Semeru dan telah dimuat dalam akun resmi media sosial Pengadilan Agama Kuala Kapuas. (isn)

Terimakasih telah membaca Berita Terkini - Pray For Semeru dari PA Kuala Kapuas. Silahkan tinggalkan komentar, saran dan pesan Anda untuk kemajuan website Pengadilan Agama Kuala Kapuas. Terimakasih untuk dukungan dan partisipasi Anda.
Total Komentar    Belum Ada Komentar
  • Nama harus diisi, Email tidak akan disebarluaskan, Terimakasih.
  • Mohon untuk menggunakan ejaan yang benar / kata-kata yang mudah dimengerti