PENYERAHAN BANTUAN DANA BEASISWA (BDBS)

PENYERAHAN BANTUAN DANA BEASISWA (BDBS)
DHARMAYUKTI KARINI CABANG KAPUAS TAHUN 2018

Kuala Kapuas (21-09-2018), bertempat di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Kuala Kapuas, Dharmayukti Karini Cabang Kapuas mengadakan arisan rutin bulanan sekaligus melakukan acara penyerahan Bantuan Dana Beasiswa (BDBS) kepada 8  (delapan) orang anak yang berprestasi dengan jenjang pendidikan TK, SD, MTsN, dan MAN. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Hymne dan Mars Dharmayukti Karini, laporan dari seksi- seksi organisasi, kemudian dilanjutkan dengan acara penyerahan Bantuan Dana Beasiswa (BDBS) yang dibawakan langsung oleh Seksi Pendidikan.

Acara dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas, selaku pelindung Dharmayukti Karini Cabang Kuala Kapuas. Selain itu, dihadiri juga oleh para pegawai dan seluruh ibu – ibu anggota Dharmayukti Karini cabang Kuala Kapuas. Dalam kata sambutannya, Ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas Ibu Dra Hj. Norhayati, MH memberikan apresiasi terhadap kegiatan Penyerahan Bantuan Dana Beasiswa (BDBS) yang merupakan salah satu Program Kerja dari Seksi Pendidikan, tak lupa juga beliau mengucapkan selamat kepada anak – anak penerima Bantuan Dana Beasiswa (BDBS), jangan dilihat dari besar atau kecil nilainya beasiswa yang diberikan serta mudah mudahan dapat meningkatkan kecerdasan putra-putri dari anggota Dharmayukti Karini Cabang Kuala Kapuas, dan terus berprestasi.

Adapun dana Beasiswa ini diberikan kepada delapan orang yaitu : Kalila Annisa Apsarini putri Ibu Murniwati R. Saputra, SH (PA), M. Reza Azkia putra Ibu Siti Sarah (PA), Faqih Ahmad putra ibu Dra. Hamida Ulpah (PA), M. Nadhif Abqari putra ibu Mariatul Kioptiah, SH (PA), Fitri Khairiyah putri bapak Saifudin (PN), Raja Amriyan Falentino Sinaga putra bapak Amir Sinaga (PN), Muhammad Arifin Ilham putra bapak Ubaidilah (PN), Radinna Putri Azzahra putrid ibu Mariatul Khiftiah (PN).

Acara di akhiri dengan doa, foto bersama, pembagian doorprize dan kegiatan arisan rutin Dharmayukti Karini Cabang Kuala Kapuas.(Obhiemaya).

KETUA MARI SERAHKAN SERTIFIKAT AKREDITASI DAN PIAGAM LOMBA PTSP

Nusa Dua – Ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas Dra. Hj. Norhayati, MH beserta unsur Pimpinan Lainnya yang terdiri dari Wakil Ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas H. Ahmad Farhat S.Ag., SH., MHI, Panitera Drs. H. Moklis dan Sekretaris H. Asni, S.Ag menghadiri acara Penyerahan Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu dan Piagam Pemenang Lomba Implementasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) 4 (Empat) Lingkungan Peradilan Oleh Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia di Hotel Nusa Dua, Denpasar Bali.

Ketua Mahkamah Agung, Yang Mulia Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH. kembali menyerahkan sertifikat akreditasi penjaminan mutu (SAPM) kepada satuan-satuan kerja pengadilan yang telah melakukan assesmen internal dan eksternal di Nusa Dua, Denpasar Bali, Senin (10/09/2018). Pada saat bersamaan, juga diserahkan piagam pemenang lomba Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk 4 (empat) lingkungan peradilan yang telah diadakan beberapa waktu lalu. Dalam sambutannya mewakili para direktur jenderal badan peradilan, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Dr. Heri Swantoro, SH., MH menyebutkan bahwa sertifikat akreditasi penjaminan mutu diberikan kepada 12 (dua belas) pengadilan di lingkungan peradilan umum, 91 pengadilan di lingkungan peradilan agama dan 8 pengadilan di lingkungan peradilan militer dan tata usaha negara dengan predikat yang bervariasi.

Sementara itu, untuk piagam pemenang lomba Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), lanjut Heri, diberikan kepada 6 (enam) Pengadilan Tinggi dan 26 (dua puluh enam) Pengadilan Negeri, 15 (lima belas) Pengadilan Agama, 5 (lima) Pengadilan Tata Usaha Negara, dan 5 (lima) Pengadilan Militer. Diantara 15 Pengadilan Agama yang mendapatkan Piagam tersebut, Pengadilan Agama Kuala Kapuas mampu meraih juara 1 Implementasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk Pengadilan Agama Kelas II di Lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Dalam sambutannya setelah menyerahkan sertifikat dan piagam, Ketua Mahkamah Agung, Yang Mulia Prof. Dr. M. Hatta Ali menjelaskan bahwa PTSP merupakan optimalisasi terhadap layanan administrasi peradilan yang diharapkan meminimalisir terjadinya penyimpangan baik dalam bentuk mal administrasi maupun perilaku-perilaku yang berpotensi mengarah ke perbuatan tercela secara etika dan hukum. “Pelayanan ini bertujuan untuk mewujudkan proses pelayanan yang cepat, mudah, transparan, terukur sesuai standar yang ditetapkan,” ujar Hatta Ali menambahkan. Menurut Hatta Ali, PTSP dapat menjadi transformasi dalam pelayanan sektor publik, memangkas mata rantai birokrasi, dan menjadi kontribusi pengadilan dalam mendorong kemudahan berusaha (ease of doing business). Karena itu, lanjut Hatta Ali, banyak hal yang dapat diharapkan dengan adanya PTSP dalam pelayanan pengadilan. “Sebagai sebuah transformasi, PTSP diharapkan mampu menghadirkan kinerja yang berorientasi kepada hasil dan mengurangi hambatan birokrasi serta mendorong iklim kompetisi dalam pelayanan,” ujar Hatta Ali.

Atas dikembangkannya PTSP sebagai metode baru pelayanan pengadilan, Hatta Ali memberikan apresiasi atas langkah responsif dari ketiga Direktorat Jenderal Badan Peradilan yang telah menerbitkan Pedoman Standar PTSP bagi empat lingkungan peradilan di bawah Mahkamah Agung. Ia juga berharap sistem ini terus dievaluasi dari waktu ke waktu agar senantiasa dapat dikembangkan. “saya berharap ada evaluasi secara periodik dengan melakukan assessment terhadap kekurangan-kekurangan yang ditemukan selama pelaksanaan sistem ini serta berusaha menutup celah- celah yang ada,” pungkas Hatta Ali. (ATB)