Sidang di Akhir Tahun 2019

Kuala Kapuas –  Senin, 23 Desember 2019 Pengadilan Agama Kuala Kapuas sidangkan 30 perkra sebagai penutup akhir atahun 2019. Adapun perkara yang disidangkan Ikrar 5 perkara, Gugatan 20 perkara serta permohonan sebanyak 5 perkara, dari semua perkara yang bersidang hari itu hamper semua putus, hanya menyisakan 3 perkara yang tersisa atau ditunda putusannya. Persidangan pada hari itu dilaksanakan 2 majelis, Majelis 1 dipimpin oleh H. Ahmad Farhat, S.Ag., SH., M.HI didampingi oleh Rahimah, S.HI., MH, sedangkan majelis 2 dipimpin oleh Khairi Rosyadi,S.HI didampingi Achmad Faroby, S.HI., M.HI. Alhamdulillah persidangan yang dilaksanakan pada hari itu,meskipun banyak tetap berlangsung secara aman dan nyaman. Juga pada hari itu layanan penerimaan untuk perkara di tahun 2019 ditutup guna untuk memudahkan laporan laporan akhir tahun yang dibutuhkan dan yang akan dilaporkan atau dipertanggungjawabakan di akhir Tahun 2019 ini.

Peringatan Hari Ibu di Pengadilan Agama Kuala Kapuas

Kuala Kapuas – Jum’at 20 Desember 2019 Dharmayukti Cabang Kuala Kapuas lebih dahulu melaksanakan peringatan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2019. Acara pada hari itu diisi oleh 2 peradilan Yaitu Pengadilan Agama dan Pegadilan Negeri Kuala Kapuas, acara dilangsungkan di ruang sidang utama Pengadilan Agama Kuala Kapuas dengan bertemakan “Perempuan Berdaya Indonesia Maju. Sebelum acara mulai bersama sama para hadirin yang hadir menyanyikan Hymne & Mars Dharmayukti Karini dilanjut dengan ucapan sambutan oleh Ibu Siti Fadiah S.Ag., MH selaku Wakil Dharmayukti Karini cabang Kuala Kapuas memberikan sambutan kepada seluruh tamu yang hadir pada hari itu, setelah sambutan selesai barulah acara inti dimulai yaitu acara fashion show ibu ibu Dharmayukti Karini. Acara berlangsung secara meriah dan tertib serta diakhiri dengan pembacaan do’a dan sesi fhoto bersama.

 

#ATB

Pengadilan Agama Kuala Kapuas melaksanakan Sidang Pemeriksaan Setempat di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas

Kamis, tanggal 19 Desember 2019, Pengadilan Agama Kuala Kapuas melaksanakan sidang Pemeriksaan Setempat (Descente) di wilayah hukum Pengadilan Agama Kuala Kapuas. Pelaksanaan Pemeriksaan Setempat tersebut, berjalan sesuai dengan ketentuan Pasal 180 R.Bg. jo SEMA Nomor 7 Tahun 2001 tentang Pemeriksaan Setempat.

Pemeriksaan Setempat dilakukan terhadap sejumlah objek sengketa dalam perkara Harta Bersama Nomor : 282/Pdt.G/2019/PA.K.Kps yang telah didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Agama Kuala Kapuas tanggal 09 September 2019 Setelah melakukan berbagai persiapan, sekitar pukul 09.00 WIB, Pemeriksaan Setempat dilaksanankan dengan Tim yang terdiri dari Ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas H. Ahmad Farhat, S.Ag.,S.H.,M.HI. selaku Hakim Ketua, yang didampingi oleh Rahimah, S.HI.,M.H dan Achmad Faroby, S.HI.,M.HI selaku Hakim Anggota, Hj. Ai Sundayati, S. Ag. selaku Panitera Pengganti dan Sugiannor S.H selaku Juru Sita. Sidang tersebut dihadiri oleh Penggugat dan Tergugat, selain itu hadir juga di lokasi sidang Pemeriksaan Setempat Kepala Desa Sumber Makmur, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas dan Babinsa Koramil 08 Mantangai, Kodim 1011/KLK yang ikut dalam proses Sidang Pemeriksaan Setempat tersebut dan dihadiri oleh 2 orang saksi.

Setelah menyampaikan maksud kedatangan tim dan membuka sidang, Majelis Hakim langsung menuju obyek sengketa yang terdiri dari Sebidang tanah yang terletak di Jalan Meranti Utara, RT. 008, RW. 003 Desa Sumber Makmur, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Sebuah kendaraan roda empat dan Peralatan rumah tangga yang jaraknya lokasi sekitar 100 KM dari kantor PA Kuala Kapuas yang untuk sampai ke lokasi tersebut diperlukan waktu sekitar kurang lebih 1 setengah jam.

Kemudian Tim langsung melakukan pengukuran sebidang tanah yang menjadi obyek sengketa tersebut untuk mengetahui luas tanah yang sebenarnya dan mengecek batas-batasnya, dilanjutkan dengan Sebuah kendaraan roda empat dan peralatan rumah tangga. Meskipun pemeriksaan setempat bukan alat bukti sebagaimana Pasal 164 HIR, tetapi oleh karena tujuannya agar hakim memperoleh kepastian peristiwa yang disengketakan, maka fungsi pemeriksaan setempat hakekatnya adalah sebagai alat bukti. Kekuatan pembuktiannya sendiri diserahkan kepada hakim. Setelah berlangsung dengan aman dan tertib selama lebih kurang 2 jam dan dirasa cukup, maka Majelis Hakim menutup sidang Pemeriksaan Setempat pada hari itu.

Sidang pemeriksaan setempat (Descente) adalah termasuk tahapan persidangan, Majelis Hakim akan turun kelapangan untuk melihat secara langsung kondisi (riil) terhadap objek sengketa, apakah objek sengketa yang terungkap dipersidangan sesuai dengan kondisi (riil) dilapangan, jangan sampai putusan Pengadilan Agama Kuala Kapuas yang dihasilkan akhirnya nanti non executable (eksekusi yang tidak dapat dijalankan).

#ATB

Suasana Ruang Tunggu di PA Kapuas

Kuala Kapuas –  Selasa 17 Desember 2019 Pengadilan Agama Kuala Kapuas ada hal yang berbeda, terlihat Satpam Pengadilan Agama Kuala Kapuas memberikan arahan serta menyampaikan tata tertib persidangan kepada para pihak yang bersidang hari ini. Adapun persidangan yang berlangsung hari ini terdiri dari 8 perkara Permohonan, dan 17 perkara Gugatan total ada 25 perkara yang akan disidangkan hari ini selasa 17 Desember 2019. Adapun Majelis hari ini dipimpin oleh Khairi Rosyadi, S.HI sebagai Ketua Majelis didampingi Rahimah, S.HI., MH dan Juga Achmad Faroby, S.HI., M.HI.

Pihak pengadilan memiliki panduan mengenai tata tertib yang harus ditaati oleh semua orang yang memasuki gedung Pengadilan, antara lain:

  • Ketua Majelis Hakim bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban dari semua pihak yang hadir di ruang sidang. Semua yang hadir di ruang sidang harus mentaati semua perintah yang dikeluarkan oleh Ketua Majelis Hakim.
  • Semua orang yang hadir di ruang sidang harus selalu menunjukkan rasa hormat kepada institusi pengadilan. Jika ada satu pihak yang tidak menunjukkan rasa hormat kepada institusi pengadilan, maka Ketua Pengadilan dapat memerintahkan individu tersebut untuk dikeluarkan dari ruang sidang dan bahkan dituntut secara pidana.
  • Mengenakan pakaian yang sopan.
  • Berbicara dengan suara yang jelas ketika seorang hakim atau penasehat hukum mengajukan pertanyaan, sehingga para hakim yang lain dapat mendengar dengan jelas.
  • Memanggil seorang hakim dengan sebutan “Yang Mulia” dan seorang Penasihat Hukum dengan sebutan “Penasihat Hukum”
  • Berbagai benda berikut ini tidak diperkenankan untuk dibawa ke ruang sidang:
  • Senjata api
  • Benda tajam
  • Bahan peledak
  • Peralatan atau berbagai benda yang dapat membahayakan keamanan ruang sidang.

Petugas keamanan dapat melakukan penggeledahan setiap orang yang dicurigai memiliki salah satu atau lebih dari berbagai benda diatas. Siapa saja yang kedapatan membawa salah satu dari benda diatas akan diminta untuk menitipkannya di tempat penitipan khusus di luar ruang sidang. Ketika yang bersangkutan hendak meninggalkan ruang sidang, petugas keamanan dapat mengembalikan berbagai benda tersebut. Bahkan, pengunjung yang kedapatan membawa berbagai benda tersebut diatas ke dalam ruang sidang dapat dikenai dengan tuntutan pidana.

#ATB

Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya di PA Kuala Kapuas

Kuala Kapuas – 4 Desember 2019 Ketua pengadilan tinggi agama Palangka Raya  Drs. H. Shofrowi, S.H., M.H. ditemani Mauliannor, S.Ag. Kepala Bagian Umum dan Keuangan PTA Palangka Raya beserta Rombongan tiba di kantor Pengadilan Agama Kuala Kapuas hari Kamis (13/3/2019) pukul 14.00 WIB ,rombongan di sambut oleh H. Ahmad Farhat, S.Ag., SH., M.H selaku ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas,Hakim, Panitera, Sekretaris dan juga Pegawai Pengadilan Agama Kuala Kapuas.

Tak lama kemudian mereka mengecek dan meninjau ruangan satu persatu di area kantor Pengadilan Agama Kuala Kapuas, Ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas Mengajak Ketua Pengadilan Tinggi Agama keruangan kerja nya sebelum menuju ruangan acara pertemuan. Acara kemudian berlangsung di salah satu ruang sidang di kantor PA Kapuas,dalam acara tersebut ketua PTA Palangka Raya menyampaikan maksud dan tujuan nya Dalam kunjungan kerja tersebut dalam rangka pembinanan dan silatuhrahmi kepada Ketua, Hakim dan Seluruh pegawai Pengadilan Agama Kuala Kapuas.

Dalam sambutan Drs. H. Shofrowi, S.H., M.H., selaku Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya, mengatakan agar seluruh pegawai Pengadilan Agama Kuala Kapuas senantiasa menjaga kekompakan, guna terwujudnya visi menjadikan Pengadilan Agama Kuala Kapuas sebagai peradilan yang agung. Beliau juga mengapresiasi kantor Pengadilan Agama Kuala Kapuas, serta mengingatkan para Hakim agar selalu mempedomani PERMA No. 7,8 dan 9, beliau menambahkan Hakim juga harus sering baca minimal baca 2 jam sehari ucap eliau beliau. Dalam kesempatan lain, Mauliannor,S.Ag mengingatkan Pengadilan Agama Kuala Kapuas terhadap kepatuhan dan kewajiban dalam menyampaikan laporan tahunan dimana laporan tersebut antara lain ialah laporan Tahunan,LKJiP,menindaklanjuti surat SEKMA tentang usulan 2021, serta mempersiapkan SK yang yang berkaitan degan langkah angkah akhir tahun sebelum tanggal yang telah ditentukan.

Acara tersebut berlangsung sekitar kurang lebih dua jam dan pada akhir acara ketua Pengadilan Tinggi Agama menyempatkan berfoto bersama seluruh pegawai dan staf kantor Pengadilan Agama Kuala Kapuas.

#ATB

Pembinaan Monitoring dan Evaluasi UKPBJ MA-RI di Pengadilan Tinggi Palangka Raya

Kuala Kapuas – Palangka Raya, 28 November 2019 Kuasa Pengguna Anggaran Pengadilan Agama Kuala Kapuas bersama Operatornya menghadiri acara Pembinaan Monitoring dan Evaluasi UKPBJ terkait Aplikasi SPSE Versi 4.3 dan SIRUP Versi 2.3 wilayah Badan Peradilan Se Kalimantan Tengah. Pelaksanaan kegiatan tersebut di laksanakan di AULA Pengadilan Tinggi Palangka Raya pada hari Kamis tanggal 28 November  2019.

Hadir pada saat itu Pula pejabat UKPBJ antara lain Kasubbag Pemeliharaan Perangkat Keras Informatika BUA MA-RI / Pelaksana Koordinator Bidang 1 UKPBJ Bapak M. Tunggul, W, S.Kom., M.M, Kasubbag Pemeliharaan Sistem Jaringan Informatika BUA / Pelaksana Koordinator 4 UKPBJ Bapak Sofyan Adi Irawan, S.kom., M.T, Kasubbag Penyusunan Rendana dan Program Teknologi Informatika BUA / Pelaksana Koordinator Bidang 4 UKPBJ Bapak Yunawan Kurnia, S.Kom, Sekretaris, PN Bengkayang Bapak Marisa Eka Putra, S.T., M.Eng, dan staff Subbag Pemeliharaan Perangkat Keras Informatika BUA / Pelaksana Koordinator Bidang 3 UKPBJ.Adapun maksud dari kegiatan ini yaitu untuk mempermudah para KPA dan PPK untuk melakukan pengadaan barang dengan menggunakan aplikasi SPSE Versi 4.3 dan SIRUP Versi 2.3 sehinggga pengadaan barang dan jasa dapat dilaksanakan secara transparan, efektif dan akuntabel.

#ATB

Rapat Koordinasi di Pengadilan Agama Kuala Kapuas

Ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas Bapak H. Ahmad Farhat, S.Ag., SH., M.HI mengundang seluruh pegawai Pengadilan Agama Kuala Kapuas dalam rapat koordinasi bulanan pada hari Rabu tanggal 27 November 2019. Dalam rapat tersebut, Bapak Ketua menyampaikan beberapa hal antara lain mengenai project 9 aplikasi, perbaikan pasca surveillance APM di tanggal 20 November lalu, kebersihan ruangan dan banyak lagi hal lainnya. Beliau juga berpesan bahwa tidak hanya eviden yang ada di APM, ZI,PTSP yang harus dilengkapi akan tetapi praktek dalam penerapannya harus dijalankan agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pencari keadilan yang berkepentingan di Pengadilan Agama Kuala Kapuas, ucap beliau. Bapak Ketua mengucapkan terimakasih atas evaluasi dan masukan yang disampaikan segenap pegawai Pengadilan Agama Kuala Kapuas. Dengan adanya sarana komunikasi langsung seperti ini, seluruh pimpinan berharap ke depannya jika ada permasalahan dapat langsung dipecahkan.

#ATB

PA Kuala Kapuas Mendapatkan Transfer Sarana Prasarana Pendukung dari MA RI

Kuala Kapuas | PA Kuala Kapuas Selasa (26/11/2019) sekitar pukul 12.30 WIB Pengadilan Agama Kuala Kapuas menerima bantuan sarana prasarana dari Mahkamah Agung RI berupa 4 buah PC, 4 buah UPS, 1 buah Server, 1 buah Rak Server Indorack dan 1 buah lagi ADS berbasis android. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Pengadilan Agama Kuala Kapuas H. Asni, S.Ag,. Bantuan Sarana dan Prasarana tersebut langsung didistribusikan kepada bagian pelayanan yaitu di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan bagian Kepaniteraan.

Dengan adanya bantuan sarana prasarana Ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas mengucapkan rasa syukur kepada Mahkamah Agung dan berharap agar kedepannya dapat menunjang segala aktifitas para pegawai dalam melaksanakan tupoksi sehingga dapat mewujudkan visi dan misi yaitu mewujudkan Badan Peradilan yang Agung, khususnya pada Pengadilan Agama Kuala Kapuas yang salah satu upayanya adalah berorientasi pada pelayanan publik yang prima kepada masyarakat pengguna keadilan. Amiiin.

#ATB

Observasi Surveillance ke II di Pengadilan Agama Kuala Kapuas Tahun 2019

Kuala Kapuas – Rabu 20 November 2019,Pengadilan Agama Kuala Kapuas kedatangan Tim Asessmen Eksternal Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya, Tim Asessmen Eksternal Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya telah melakukan Observasi Surveillance Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) yang ke dua kalinya di Pengadilan Agama Kuala Kapuas Kelas II dengan dipimpin Lead Asessor Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya Bapak Mukti Ali, S.Ag., MH. Didampingi Tiga Orang Pendamping Asessor antara lain Bapak Mursidi, SH., Bapak Dr. Ufie Ahdie, SH., M.H,. dan Bapak H. Abdul Ghoni Hamid, S.HI., M.HI,. Menyandang predikat tertinggi “A” (Excelent) dalam penilaian Akreditasi Penjaminan Mutu dari Ditjen Badilag tahun lalu, justru membuat Pengadilan Agama Kuala Kapuas semakin mawas diri dan berbenah. Untuk mempertahankannya, Pengadilan Agama Kuala Kapuas berupaya konsisten dalam mengimplementasikan program ini, agar pada assessment surveillance kedua dibulan November  kali ini, tetap meraih predikat yang sama A (excellent) .

H. Ahmad Farhat, S.Ag., SH., M.HI Ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas selaku Top Manajemen APM Pengadilan Agama Kuala Kapuas mempresentasikan “Evaluasi Implementasi Akreditasi Penjaminan Mutu pada Pengadilan Agama Kuala Kapuas” di hadapan Tim Asessmen Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya yang. Dalam persentasinya Beliau mengakui bahwa masih ada kekurangan dalam memenuhi standar APM antara lain ialah harus adanya WC Khusus untuk disabilitas, karena menurut beliau kalau harus memenuhi eviden tersebut harus memerlukan ruangan baru sedangkan yang tersedia dilayanan sudah terpisah hanya ada 2 WC, untuk laki-laki dan Perempuan, dan juga pastinya akan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Dan juga tambah beliau, bahwa selama Pengadila Agama Kuala Kapuas berkantor baru di Jalan Pemuda Sejak 2012 lalu belum ada penyandang disabilitas yang berperkara maupun yang hadir untuk menemani masyarakat yang berperkara di Pengadilan Agama Kuala Kapuas ini.

Sementara itu Bapak Mukti Ali, S.Ag., MH. menyatakan bahwa maksud diadakannya Asessmen Surveillance ini adalah untuk memantau dan mengukur konsistensi penerapan Akreditasi Penjaminan Mutu yang dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan dalam rangka meningkatkan mutu layanan kepada para pencari keadilan.

Upacara Hari Pahlawan ke 74 di Pengadila Agama Kuala Kapuas

Bertempat di Halaman Kantor Pengadilan Agama Kuala Kapuas, dilaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke 74 Tahun 2017. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas, Bapak H. Ahmad Farhat, S.Ag., SH., M.HI., Upacara diikuti  oleh seluruh Hakim, Pejabat Srtuktural, Fungsional dan seluruh Honorer.

Dalam memperingati hari Pahlawan kali ini sambutan Menteri Sosial yang dibacakan oleh Inspektur Upacara mengambil tema “ Aku Pahlawan Masa Kini ”. Ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas dalam sambutannya menjelaskan, Hari Pahlawan yang kita peringati saat ini didasarkan pada peristiwa pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekolonisasi dunia, yakni peristiwa”Pertempuran 10 November 1945″ di Surabaya. Sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia internasional, betapa segenap Rakyat Indonesia dari berbagai ras, suku, agama, budaya dan berbagai bentuk partikularisme golongan – bersama-sama melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak dan menyerahkan hidupnya, jiwa raganya, untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaanya di Indonesia.

               Menjadi Pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun Warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesame yang terkena musibah, tidak nelakuka provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya. Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukan melalui perngorbanan tenaga, harta, bahkan nyawa. Sekarang, untuk menjadi Pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang megangkat senjata mengusir penjajah melainkan kita juga bias membuktikannya dengan cara menorehkan prestasi dibidang kehidupan dimasyarakat maupun mengharumkan nama bangsa dimata iternasional . Upacara pada hari itu ditutup dengan pembacaan Do’a yang dibawakan oleh Bapak Khairi Rosyadi, S.HI.

 

#ATB