Harap Tunggu...

Rabu, 11 Maret 2026
» Berita Terkini » Kultum Ramadhan #10, Shalat Sebagai Benteng Perbuatan Keji Dan Munkar
Kultum Ramadhan #10, Shalat Sebagai Benteng Perbuatan Keji Dan Munkar
  

Kapuas (10/3) bertempat di Mushola Ar Raudah PA Kuala Kapuas, aparatur PA Kuala Kapuas ikuti Kultum Ramadhan #10 yang kali ini disampaikan oleh Dr. Nur Moklis, S.H.I.,S.Pd.,M.H. Kegiatan rutin pada bulan Ramadhan tiap usai ba’da Dhuhur tersebut di isi dengan materi terkait salah satu potongan ayat ke 45 dari Q.S. Al-Ankabut.

Potongan ayat tersebut menjelaskan mengenai Shalat sebagai pencegah manusia dari perbuatan yang keji dan munkar. Nur Moklis selaku penceramah mengajak para peserta kultum untuk melihat realita dan membandingkan nya dengan potongan ayat tersebut sebagai aturan yang normatif. Ia menuturkan bahwa Sebagian banyak orang menganggap bahwa aturan tersebut tidak relevan dengan realita di lapangan. Sebaliknya, ia justru menegaskan bahwa aturan tersebut sangat relevan. Menurutnya, implementasi dari ayat tersebut tidak bisa di generalisir, melainkan harus di bedah dengan kasuistik, serta spesifik terhadap suatu fenomena.

Untuk menyederhanakan, Nur Moklis mengambil analogi dari perkara gugatan yang diketahui secara umum oleh warga peradilan. Ia menjelaskan bahwa setiap perkara gugatan yang diajukan disebabkan oleh fenomena yang bervariasi, sehingga harus dibedah pula sesuai dengan fenomena yang terjadi di lapangan atau menyesuaikan dengan data empiris.

“Jadi Bapak/Ibu, bahwa benar dan kita Yakini, shalat itu sebagai benteng kita dari perbuatan yang keji dan munkar.”, tandasnya. (VON)