Harap Tunggu...

Rabu, 15 April 2026
» Berita Terkini »
  

Kuala Kapuas, 13 April 2026 – Dalam lanjutan rangkaian Seminar Nasional HISSI Tahun 2026, aparatur Pengadilan Agama (PA) Kuala Kapuas kembali mengikuti sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh Ismail Amin, Lc., M.A., seorang pemerhati Timur Tengah yang saat ini berdomisili di Iran. Pada kesempatan tersebut, beliau mengangkat materi berjudul “Realitas Iran di Tengah Ketegangan Iran–Israel: Perspektif Lapangan dan Dinamika Informasi Global”.

Dalam pemaparannya, Ismail Amin menjelaskan bahwa pemahaman terhadap situasi di Iran tidak dapat hanya bertumpu pada narasi media global, melainkan perlu dilihat dari kondisi faktual di lapangan serta dinamika informasi internasional yang sering kali bersifat cepat berubah dan memiliki berbagai kepentingan. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam membaca informasi agar tidak terjebak pada disinformasi atau framing yang tidak proporsional terkait konflik yang sedang berlangsung.

Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara realitas sosial-politik di Iran dengan sejumlah narasi yang berkembang di ruang publik internasional. Oleh karena itu, pendekatan langsung dari lapangan menjadi sangat penting untuk memberikan gambaran yang lebih utuh dan berimbang mengenai situasi yang terjadi.

Menanggapi materi tersebut, Hakim PA Kuala Kapuas, Ghazian Luthfi Zulhaqqi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pemaparan yang disampaikan memberikan sudut pandang yang lebih komprehensif. “Materi ini membuka pemahaman kami bahwa dalam melihat isu global, penting untuk tidak hanya bergantung pada satu sumber informasi, tetapi juga memahami konteks lapangan secara lebih luas,” ujarnya singkat.

Dengan mengikuti sesi ini, aparatur PA Kuala Kapuas diharapkan semakin mampu memilah informasi secara kritis serta memahami dinamika global dengan perspektif yang lebih objektif, khususnya dalam kaitannya dengan isu-isu hukum dan geopolitik internasional. (WIN)